"Apakah mempelahari tentang seluj beluk pernikahan, ilmu tentang khitbah, akad nikah, mempelajari ilmu merawat anak, dan beragam ilmu lain tentang rumah tangga juga termasuk ikhtiar untuk menjemput jodoh?"
Benar. Mimpikan untuk segera berumah tangga, lalu pelajari ilmunya. Pengin naik haji, mualai dulu pelahari ilmu manasik haji. Pengin unrah, pelajari ilmu umrah. Insya Allah suatu saat Tuhan akan memberangkatkan.
Kok bisa? Karena Tuhan mengabulkan doa orang yang sudah siap menerima pengabulan doa. Pengin penghasilan puluhan juta tapi sikap hidupnya masih remeh-remeh saja kayak orang yang nggak pantas digaji gede. Pantesin dulu, biar Tuhan menilai hamba-Ku sudah layak menerima pengabulan doa dari-Ku.
Kenapa sih untuk ngabulin doa Tuhan pakai nunggu kita panres segala? Bukankah Tuhan Maha Kuasa atas segala sesuatu? Bukankah Tuhan bisa saja mengabulkan permintaan semua hambaNya dalam sekejap? Lalu kenapa nunggu kita pantas?
Hal itu karna Allah sayang banget sama hambaNya. Dia tidak mau memanjakan hambaNya dengan beragam kemudahan, karena kemanhaan itu sering kali melemahkan, dan ujian hidup itu sering kali menguatkan.
Begitu pun tentang nikah. Baca buku buku pernikahan, ikuti kajian parenting, belajar fiqih nikah, bergaul, dan banyak belahar dari orang orang yang sudah nikah kalau ilmunya aja belum siap gimana mau dapat jodoh dan segera nikah . Semoga dengan serius mempelajari ilmunya, Tuhan pub berkenan melihat keseriusan kita dalam berdoa.




0 komentar:
Posting Komentar