Artikel
Liputan6.com, Sragen
-
Langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berdampak naiknya harga kebutuhan
pokok di Pasar Bunder, Sragen, Jawa Tengah.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Jumat
(29/8/2014), salah satunya adalah harga sayur-sayuran dan kebutuhan pokok
lainnya yang mengalami kenaikan akibat kurangnya pasokan dari dari para
petani dan keterlambatan datang di tempat tujuan. Naiknya harga sayuran
tersebut lantaran pompa diesel milik para petani yang digunakan untuk
mengairi sawah tidak bisa beroperasi secara maksimal akibat pembatasan
BBM bersubsidi.
Kenaikan harga tak hanya terjadi pada sayur-sayuran
saja, ayam potong yang sebelumnya Rp 28.000 kini naik menjadi Rp 33.000
dalam setiap kilogramnya. Kebutuhan pokok jenis ayam potong tersebut
akibat terjadinya antrean di setiap SPBU, sehingga membuat tersendatnya
pengiriman barang di tempat tujuan.
Pasar Bunder yang biasanya terlihat ramai kini sepi.
Hal itu akibat jarangnya calon pembeli yang datang. Lantaran sepinya pembeli,
para pedagang sayuran maupun daging ayam mengalami penurunan
omset. Dampak kenaikan BBM di Jambi juga sudah terasa. Selain berdampak
pada kenaikan harga di sejumlah kebutuhan pokok, kenaikan harga juga
terjadi pada ikan laut dan ayam potong. Harga ikan laut dan ayam potong
mengalami kenaikan rata-rata Rp 5.000.Jika BBM langka, maka harga kebutuhan
pokok terus naik. Para pedagang pun akan mengalami kerugian karena sepinya
pembeli. (Rmn)
Sumber :
Kesimpulan:
Langkanya
Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang mengakibatkan naiknya harga kebutuhan
pokok, salah satunya adalah harga sayur-sayuran dan
kebutuhan pokok lainnya yang mengalami kenaikan, akibat kurangnya pasokan dari para petani dan
keterlambatan datang di tempat tujuan. Naiknya harga sayuran tersebut
lantaran pompa diesel milik para petani yang digunakan untuk mengairi
sawah tidak bisa beroperasi secara maksimal akibat pembatasan
BBM bersubsidi. Selain itu Pengiriman barang jadi tersendat
dikarenakan antrian di setiap SBPU, akibatnya
berkurangnya calon pembeli yang minat dikarenakan harga kebutuhan pokok
yang semakin mahal. Lantaran sepinya pembeli, para pedagang mengalami penurunan
omset.
Saran :
Untuk mengatasi kelangkaan minyak bumi ada beberapa
hal harus kita lakukan. Diantaranya:
a. Mencari sumber energi alternatif baru
Saat ini sudah banyak energi alternatif pengganti
minyak bumi. Dengan terus mencari dan mengembangkan energi alternatif maka
pemakaian minyak bumi akan semakin berkurang. Hal ini tentu menguntungkan
karena energi alternatif dapat diperbaharui dan minyak bumi tidak dapat
diperbaharui.
b. Menggunakan BBM secara bijak
Setiap tahun pengguna kendaraan pribadi semakin
meningkat. Hal ini mengakibatkan penggunaan BBM meningkat. Inilah yang
mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM. Sistem 3 in 1 yang berlaku di kota
besar merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi kelangkaan sekaligus
kemacetan.
c. Mengubah pola pikir masyarakat
Tak bisa dipungkiri
kebanyakan masyarakat Indonesia masih banyak yang menonjolkan gengsi dan
masyarakat konsumsi. Sehingga dalam suatu keluarga ada yang punya kendaraan
pribadi untuk masing-masing anggota keluarga. Hal ini akan membuat pemakaian
kendaraan akan semakin meningkat yang mengakibatkan kebutuhan terhadap minyak
bumi seperti solar meningkat, sedangkan produksi minyak bumi tidak meningkat.
Hal inilah akan mengakibatkan kelangkaan.








