Nama : Nur Amaliya Hasanah
NPM : 25211284
Kelas : 3EB25
PENGERTIAN AUDIT MENURUT PARA TOKOH
Pengertian Auditing menurut (Alvin A. Arens, Mark S. Beasley dan
Randal J.Elder, 2011:4)
“ Auditing is the accumulation and evaluation of evidence about
information to determine and report on the degree of correspondence between the
information and established criteria. Auditing should be done by a competent,
independent person”.
“ Auditing adalah akumulasi dan evaluasi bukti tentang informasi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi dan kriteria yang telah ditetapkan.
Audit harus dilakukan oleh seorang yang kompeten, independen orang”.
Pengertian Auditing menurut (Whittington, O. Ray dan Kurt Pann ,
2012:4)
“Auditing is an examination of a company’s financial statements by
a firm of independent public accountants. The audit consists of a searching
investigation of the accounting records and other evidence supporting those
financial statements. By obtaining an understanding of the company’s internal
control, and by inspecting documents, observing of assets, making enquires
within and outside the company, and performing other auditing procedures, the
auditors will gather the evidence necessary to determine whether the financial
statements provide a fair and reasonably complete picture of the company’s
financial position and its activities during the period being audited”.
"Audit adalah pemeriksaan laporan keuangan perusahaan oleh perusahaan akuntan publik yang independen.
Audit terdiri dari penyelidikan mencari catatan akuntansi dan bukti lain yang mendukung laporan keuangan tersebut.
Dengan memperoleh
pemahaman tentang
pengendalian internal
perusahaan, dan
dengan memeriksa
dokumen, mengamati aset, membuat bertanya dalam dan di luar perusahaan, dan melakukan prosedur audit lain, auditor akan mengumpulkan bukti yang diperlukan
untuk menentukan apakah
laporan keuangan
menyediakan adil dan cukup melengkapi gambaran posisi keuangan perusahaan dan kegiatan selama periode yang diaudit”.
Pengertian auditing menurut PSAK - Tim Sukses UKT
Akuntansi 2006,
“Suatu proses sistematik yang bertujuan untuk memperoleh dan
mengevaluasi bukti yang dikumpulkan atas pernyataan atau asersi tentang
aksi-aksi ekonomi dan kejadian-kejadian dan melihat bagaimana tingkat hubungan
antara pernyataan atau asersi dengan kenyataan dan menkomunikasikan
hasilnya kepada yamg berkepentingan”.
Pengertian Auditing menurut
(Konrath, 2002:5),
“Suatu proses sistematis untuk secara objektif
mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai asersi tentang
kegiatan-kegiatan dan kejadian-kejadian ekonomi untuk meyakinkan tingkat
keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang telah ditetapkan
dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan”.
“Suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis, oleh
pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh
pihak manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya,
dengan tujuan untuk dapat memberikan pedapat mengenai laporan kewajaran laporan
keuangan tersebut”.
“Suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis
oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun
oleh manajemen beserta
catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk
dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut”.
Pengertian
Auditing menurut (Arens dan Loebbecke, 1996:1)
“Proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang
dapat di ukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seorang yang
kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan melaporkan
kesesuaian informasi”.
Pengertian Auditing menurut (Arens dan
Loebbecke, 2003)
“Suatu proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang
informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang
dilakukan seorang yang kompeten dan independen untuk dapat
menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi dengan kriteria-kriteria yang
telah ditetapkan. Auditing seharusnya dilakukan oleh
seorang yang independen dan kompeten”.
Pengertian Auditing Menurut (Mulyadi ,
2002)
“Suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti
secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan
kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara
pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta
penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan”.
Pengertian Auditing menurut
ASOBAC (A Statement of Basic Auditing Concepts),
“Proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti
secara obyektif mengenai pernyataan tentang kejadian dan tindakan
ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan
kriteria yang ditetapkan dan untuk menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang
berkepentingan”.
Pengertian Auditing menurut
(Konrath, 2002:5
“Suatu proses sistematis untuk
secara objektif mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai asersi
tentang kegiatan-kegiatan dan kejadian-kejadian ekonomi untuk meyakinkan
tingkat keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang telah
ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang
berkepentingan”.
Pengertian auditing menurut William F.
Meisser, Jr (Auditing and Assurance
Service, A Systematic Approach, 2003:8)
“Proses yang sistematik
dengan tujuan mengevaluasi bukti mengenai tindakan dan kejadian ekonomi untuk
memastikan tingkat kesesuaian antara penugasan dan kriteria yang telah
ditetapkan, hasil dari penugasan tersebut dikomunikasikan kepada pihak pengguna
yang berkepentingan”.
Pengertian
auditing menurut The
American Accounting Association’s Committee on Basic Auditing Concepts (Auditing: Theory And
Practice, edisi 9, 2001:1-2)
“ Suatu
proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif
mengenai pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan umtuk
menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan
kriteria yang telah ditetapkan serta menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang
berkepentingan”.
Catatan
Kaki :
·
Sistematis adalah segala usaha untuk meguraikan dan merumuskan
sesuatu dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh,
menyeluruh, terpadu , mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat menyangkut
obyeknya .
·
Independen adalah bebas, merdeka atau berdiri sendiri .
·
Entitas adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk
fisik. Abstraksi, misalnya, biasanya dianggap juga sebagai suatu entitas.
Dalam pengembangan sistem, entitas digunakan sebagai model yang menggambarkan komunikasi dan
pemrosesan internal seperti misalnya membedakan dokumen dengan pemrosesan
pesanan.
·
Kompeten adalah ketrampilan yang diperlukan seseorang yang ditunjukkan oleh
kemampuannya untuk dengan konsisten memberikan tingkat kinerja yang memadai
atau tinggi dalam suatu fungsi pekerjaan spesifik. Kompeten harus dibedakan
dengan kompetensi, walaupun dalam pemakaian umum istilah ini digunakan dapat
dipertukarkan.
·
Objektif adalah berita harus dikemukakan secara faktual, berpatokan pada informasi yang
sah tentang apa yang benar-benar terjadi, bukannya berpatokan pada orang yang
memberitakannya, ataupu penonton.
·
Asersi adalah Pernyataan manajemen yang terkandung di dalam komponen laporan
keuangan. Pernyataan tersebut dapat bersifat implisit atau eksplisit serta
dapat diklasifikasikan berdasarkan penggolongan besar.
·
akumulasi adalah pengumpulan, perhimpunan, penimbunan,
modal, tambahan dana secara periodik
dari bunga atau dari laba neto
MENURUT PENULIS
Menurut saya dari para tokoh yang terdapat dalam sebuah
buku, dapat disimpulkan bahwa audit adalah nilai tambah bagi laporan keuangan
perusahaan. Karena akuntan public sebagai pihak akhli dan independent pada
akhir pemeriksaannya akan memberikan pendapat mengenai kewajaran posisi
keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas dan laporan arus kas.
DAFTAR
PUSTAKA
Agoes, Sukrisno (2011). Petunjuk
Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik. Jakarta : Salemba Empat.
Arens,Alvin A, Elder,Randal J, Mark
S. Beasley (2010).Auditing and Assurance Service, An Integrated Approach,19tn
Edition,Prentice Hall,Englewood Clifts,New Jersey.
Halim, Abdul (1994). Pemeriksaan
Akuntansi 1.Depok : Universitas Gunadarma.
Whittington,O.Ray dan Kurt Pany
(2012).Principles of Auditing, and Other Assurance Services, 18th
Edition,Mc-Graw-Hill,New York,NY.
William F. Messier,
dan Margareth Boh. (2003). Auditing and
Assurance: A Systematic Approach (3th edition). USA :
McGraw-Hill.




2 komentar:
terima kasih atas penjelasannya mengenai audit internal
Terimakasih saudarai anonim sudah memberikan saya informasi ini dan membantu saya menyelesaikan tugas kuliah saya. Hanya Allah yang dapat membalas kebaikan saudari kepada saya.
Posting Komentar